PENANGKARAN BURUNG KENARI

original posted by : kreatifkerja.blogspot.com
BETERNAK / PENANGKARAN BURUNG KENARI.

Ciri-ciri Kenari Jantan dan Betina :

Jantan :

Kebanyakan badannya lebih besar, warna bulu lebih berkilau
Umur 3 bulan sudah berbunyi putus-putus atau mriwik (jawa), dengan suara yang agak keras dan panjang.
Supit atau tulang kembar dekat dubur berjarak rapat.
Bentuk dubur dapat dibedakan sejak umur 3 bulan. Lihat gambar.

Betina :

Kebanyakan badannya lebih kecil, warna bulu tidak terang.
Umur 3 bulan tidak bersuara kicau atau bersuara mriwik putus-putus pendek dan pelan.
Supit atau tulang kembar dekat dubur berjarak lebar.
Bentuk dubur dapat diketahui dari umur 3 bulan. Lihat gambar.

Cara penjodohannya :

Jantan dan betina minimal telah berumur 7-8 bulan.
Pilihlah badan / bodi jantan yang lebih besar dari betinanya atau sama.
Masukkan betina terlebih dahulu dalam sangkar yang telah dipersiapakn sangkar telurnya ( nest box ) dan dekatkan sangkar pejantan selama 1 hari dan besoknya keduanya dapat digabungkan. Pijakan atau tangkringan harus kokoh, agar proses perkawinan ( Mating ) berjlan sukses.

Akan terjadi sedikit petarungan untuk penyesuaian pasangan.
Bila selama 4-6 hari si betina sudah mulai membetulkan sarangnya dan si jantan sudah mulai meloloh / menyuapi betinanya berarti penjodohan berhasil.
Selama masa penjodohan suplai makanan harus bergizi, yang terdiri dari : biji kenari sheet campur dengan sedikit millet dan juwawut, telur rebus puyuh / ayam, sayur sawi putih atau gambas dan jagung muda.
Setelah proses bertelur betina telah usai, suplai makanan bisa dikurangi, bisa sayur dan biji-bijian saja atau jagung muda dan biji-bijian.
Saat telur telah menetas suplai makanan ditingkatkan lagi.
Proses penetasan selama kurang lebih 14 hari.
Pejantan dapat dipindahkan saat awal betina mengeram untuk di beri penjemuran (1/2 jam di pagi hari ) dan masa istirahat selama 5 hari dan dapat dijodohkan dengan betina yang lain atau pejantan dipindahkan /dipisahkan setelah anakan yang menetas berumur 20 hari
Anakan dapat dipisahkan dari induk betina setelah anakan bisa makan sendiri kira-kira saat berumur 1-1,5 bulan, dan betina dapat diistirahatkan dan diberi penjemuran di pagi hari selama ½ jam selama 1 minggu agar kesehatannya terjaga., dan kemudian bisa dijodohlan lagi dengan sangkar telur yang baru.

Pemilihan Indukan :

Pilihlah yang telah berumur minimal 7-8 bulan dan pilihlah yang mempunyai bentuk badan yang besar, sehat dan tidak cacat. (Sehat : mata tajam berkilau, bulu terang dan halus, bulu di kepala tidak terangkat, dubur bersih, kaki bersih, jari dan kuku lengkap, badan tegap, paruh bagus).
Pilihlah yang mempunyai bermacam-macam corak warna ( beberapa jenis burung kenari). Atau menurut yang anda senangi.
Jangan memilih burung yang sudah tua dengan ciri sisik atau kulit kaki telah meruncing tajam (jawa : mblimbing ) dan berwarna cenderung putih.
Pilih Indukan jantan yang mempunyai suara nyaring dan panjang.

Perawatan Selama Masa Penangkaran :

Indukan jantan dan betina harus terjaga kesehatannya seperti yang dijelaskan diatas.
Kotoran pada sangkar harus sering dibersihkan.
Air minum harus sering diganti minimal 2 atau 3 hari sekali. Pilihlah tempat minum yang agak lebar agar burung bisa mandi .
Berilah pasir atau kerikil dan sotong ikan cumi sebagai asinan dan untuk membantu proses pencernaan.
Sangkar penjodohan harus sejuk, dan ditempatkan di tempat yang tenang mendapat sinar secara tidak langsung, aman dari serangga, semut atau hewan yang lain.
Berilah obat-obatan khusus untuk burung dengan kriteria obat untuk penyakit mencret, cacingan dan kutu ( pemberian obat 2x dalam 1 bulan dan bisa 3 atau 4 x dalam 1 bulan bila burung dalam keadaan sakit, minuman yang diberi obat digunakan hanya untuk 1 hari ). Belilah dan tanyakan jenis obat-obatan tersebut dan cara menggunakannya di toko-toko peternakan burung. Untuk penyemprotan obat kutu, singkirkan terlebih dahulu pakan dan minum burung dalam sangkar pemulihan / umbaran, penyemprotan /memandikan dengan obat kutu burung tidak dilakukan dalam sangkar penjodohan atau penangkaran.
Untuk anakan yang telah dipisahkan harus terus disuplai gizinya dan dapat dikurangi setelah berumur 7 bulan. Dan anakan memerlukan penjemuran selama ½ jam di pagi hari. Anakan bisa digabungkan bila seumuran dalam sangkar yang cukup lebar/ sangkar umbaran atau pembesaran.

Selamat mencoba dan semoga sukses. Cobalah dengan menjodohkan 1 atau 2 penjodohan untuk pertama kalinya, dan setelah menghasilkan barulah bisa anda tambahkan. Beternak atau menangkarkan burung harus disertai dengan doa, kesabaran dan ketlatenan. Mohon maaf bila masih terdapat kekurangan dan semoga sukses.

Indahnya berbagi :

Baca yang lainnya :

Pengunjung Yang Baik Selalu Meninggalkan Komentar

avatar

About Kicau Mania Palembang Sumbagsel

Mercy tantry ( trie ) Jl. Punai no.28 Palembang - 08127385820-07114331883 - FB : Trie KMPS